Mark Driscoll Mengundurkan Diri Dari Mars Hill Church

Mark Driscoll, seorang pendeta Gereja Marshill yang semakin besar dari kehidupannya, didakwa lakukan plagiarisme, gertakan, serta ego yang kurang sehat yang sudah mengasingkan beberapa penganutnya yang sangat setia, memundurkan diri dari gereja Seattle pada Selasa (14 Oktober), menurut satu dokumen yang diterima oleh RNS ada.

Ayah Seattle yang memisah-misahkan memberitahukan gagasan untuk pensiun minimal semasa enam minggu pada bulan Agustus saat gerejanya sedang menyelidik dakwaan pada dianya. Pemunduran diri Driscoll berlangsung tidak lama sesudah penyidikan Gereja usai.

“Beberapa waktu paling akhir ini kurang sehat, terkadang dengan cara fisik tidak aman untuk keluarga kami, serta kami yakin kini saatnya buat beberapa penatua untuk pilih kepemimpinan pastoral baru untuk Mars Hill,” catat Driscoll dalam surat pemunduran dianya.

Menurut surat dari dewan direksi gereja, Driscoll tidak diharap untuk tinggalkan gereja yang dibangun 18 tahun lalu. “Sebetulnya, kami kaget terima surat pemunduran diri Anda,” catat mereka.

Dewan direksi membuat simpulan serta simpulan:

“Kami mengaitkan jika Pdt. Mark terkadang bersalah atas kesombongan, menyikapi perselisihan yang cepat serta pidato yang keras, serta memimpin staf serta beberapa penatua. yakin jika Mark perlu terus mengatasi bagian-bagian kehidupan serta kepemimpinannya, Kami tidak memikir ia dikeluarkan dari perawatan pastoral. “

“Pastor Mark belum pernah didakwa bertindak amoral, ilegalitas, atau bid’ah. Sejumlah besar sangkaan terkait dengan sikap serta sikap yang tercermin dalam style kepemimpinan yang menguasai.”

“Kami sudah mendapatkan jika beberapa dakwaan pada Pendeta Markus seutuhnya tidak adil atau salah.”

“Dakwaan lain awalnya sudah diatasi dengan cara pribadi serta di muka umum oleh Pastor Mark. Serta, ia sudah dengan cara terbuka mengaku serta mohon maaf atas beberapa dakwaan pada dianya, beberapa salah satunya terjadi dalam 14 tahun paling akhir.”

Baca Juga : Pastor Ran Mars Hill Church Menuai Kontroversi

Dalam surat pemunduran dianya, Driscoll mengatakan jika dia tidak didiskualifikasi untuk dinas di hari esok.

“Anda pun memberitahu saya jika beberapa dari mereka yang sudah ajukan tuntutan pada saya sudah menampik untuk berjumpa dengan Anda atau berperan serta dalam proses pemeriksaan,” catat Driscoll. “Untuk hasilnya, mereka yang mengevaluasi dakwaan pada saya mulai wawancarai beberapa orang yang serta tidak terjebak dalam dakwaan itu.”

Tetapi, Driscoll merekomendasikan jika hadirnya yang berkepanjangan bisa menjadi masalah.

Masalah Yang Berkepanjangan

“Sebelum serta semasa proses ini, tidak ada dakwaan pekerjaan kriminil, amoralitas, atau bidat, yang pasti dapat jadi fakta untuk dikeluarkan dari perawatan pastoral,” catat Driscoll.

“Permasalahan lain, seperti faktor watak serta style kepemimpinan saya, sudah dapat dibuktikan mengadu domba dalam kerangka Mars Hill, serta saya tidak mau jadi sumber apa saja yang bisa mengganggu misi gereja kami untuk bawa orang ke jalinan pribadi tumbuh bersama-sama Yesus Kristus “

Watak ketertarikan Driscoll nampaknya memimpin Mars Hill, audiensi yang terbagi dalam 15 tempat di lima propinsi untuk seputar 14.000 orang. Keterlibatan mingguan harus seputar 7.600.

“Dewan pengawas sudah terima pemunduran diri itu serta sedang kerjakan gagasan untuk transformasi pastoral. Dewan itu mengaku rintangan pekerjaan seperti itu dalam suatu gereja yang cuma mengenali satu imam semenjak keputusannya,” kata surat itu. oleh Michael Van Skaik, Larry Osborne, Jon Phelps serta Matt Rogers.

Mars Hill tutup gereja di pusat kota Seattle serta Kampus Area Washington sebab permasalahan keuangan.

“Pada bulan Agustus, kami terima $ 1.552.817 serta biayanya $ 2.222.274. Jumlah bersih dari pengeluaran, depresiasi, serta amortisasi kami, ialah $ 647.768,” kata satu laporan pada anggota Gereja pada bulan September. oleh World Magazine. “Sasaran penghasilan kami ialah $ 1.842.414, serta kami sudah kehilangan sasaran itu nyaris 16 %.”

Driscoll, sebagai populer di golongan penginjil saat gereja serta podcast beragam warna bertambah lebih terkenal, mendapatkan ceruk dalam budaya barat laut sekuler. Walau dia sudah lakukan dialog polemis mengenai pengakuan mengenai wanita serta seksualitas sepanjang tahun, beberapa titik balik peluang akan ke arah pada pemunduran diri Driscoll.

Driscoll mengaku serta mohon maaf atas tanggapan yang dia berikan nama samaran “William Wallace II” yang mengomentari feminisme, homoseksualitas serta lelaki “peka minyak”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.