10 Rahasia Vatikan Yang Orang Jarang Ketahu

Selama periode ini, Vatikan dikenal sebagai kediaman dan tahta Paus, tidak hanya di Gereja Katolik Roma, tetapi juga di Kapel Sistina dan Basilika Santo Petrus yang terkenal. Namun, ternyata ada hal lain di Vatikan yang umumnya tidak diketahui orang. Misalnya, dia bukan satu-satunya warga negara Vatikan yang lahir di negara itu.

Selain itu, jika menyangkut fakta tentang konsumsi anggur tertinggi di dunia dan tingkat kejahatan per kapita tertinggi di Vatikan, ada dua fakta yang tidak terkait, tetapi berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Vatikan.

1. Negara terkecil di dunia

Vatikan menampung beberapa karya seni paling terkenal di dunia, atau mendapat predikat sebagai tempat paling spiritual bagi umat Katolik. Tapi ini pasti negara terkecil di dunia.

Negara kota mandiri ini hanya seluas 44 hektar, kurang dari 189 hektar di Taman Centennial Sydney. Negara ini hanya memiliki 842 jiwa dan memiliki populasi terkecil.

Negara ini adalah yang terkecil, tetapi memiliki kantor pos sendiri (dan perkapalannya sendiri), stasiun kereta api, stasiun radio, bendera, dan negaranya. Negara ini juga mencetak mata uangnya sendiri, euro. Ini adalah jumlah yang relatif muda di kepala Paus.

2.Gereja

Benar bahwa Gereja Katolik sudah ada sejak lama. Tetapi Vatikan, yang didirikan pada tahun 1974, tidak demikian. Jumat, 1929 setelah Persetujuan Lateran. Perjanjian ini mengukuhkan Vatikan sebagai negara merdeka. Menariknya, kontrak tersebut ditandatangani oleh Benito Mussolini. Mussolini adalah seorang diktator Italia pada saat itu.

3. Situs Warisan Dunia UNESCO.

Italia adalah negara dengan Situs Warisan Dunia UNESCO terbanyak. Namun, Vatikan adalah satu-satunya negara yang terdaftar di UNESCO sejak 1974. 1984

Silakan cap paspor Anda sebagai suvenir saat memasuki negara ini.

4. Warga negara yang lahir di luar negeri

Butuh waktu lebih lama bagi orang untuk berubah menjadi warga negara dibandingkan saat mereka lahir di Vatikan. Dia bukan hanya ayah Vatikan. Untuk menjadi warga negara, Anda harus bekerja keras. Tempat lahir tidak dapat menjamin kewarganegaraan. Tapi hanya mereka yang bekerja disana

Simak Juga : Sejarah Gereja Pertama Kali Di Indonesia

Ketika seseorang kehilangan pekerjaannya, kewarganegaraannya dicabut, dan non-warga negara secara otomatis menjadi warga negara Italia.

5. Pecinta anggur

Meskipun populasinya kecil, Kota Vatikan adalah salah satu pencinta anggur terbesar per kapita. Menurut sebuah studi oleh Wine Institute, rata-rata 54,26 liter wine per orang berkurang setiap tahun.

Namun, ada alasan mengapa banyak wine tetap beroperasi.

6. Itu belum tentu rumah Paus

Sebelum tinggal permanen di Vatikan, Paus tinggal di Lateran, di seberang Vatikan, dan memasuki Roma pada tahun 1309. Tahta Paus dipindahkan ke Avignon, Prancis. Sekembalinya ke Roma pada tahun 1377, Istana Lateran dihancurkan oleh api dan Paus dipindahkan ke Vatikan.

7.Tentara Swiss

Pengawal Kepausan Swiss, yang bertanggung jawab atas keamanan Paus, didirikan pada 1506 oleh Paus Julius II. Persyaratan ini berlaku untuk pria lajang Katolik. Selain itu, Anda harus menyelesaikan pelatihan militer dasar di Swiss. Mereka sering melihat rintangan dan mengikuti ritual. Bentuknya bisa dengan mudah dilihat dengan warna biru, merah, oranye dan kuning.

8. Tingkat kejahatan yang tinggi

Kebanyakan kejahatan melibatkan pencopetan. Kota Vatikan, dengan banyak turisnya, adalah surga bagi pencopet dan pemburu. Karena, seperti yang dikatakan beberapa orang, tidak ada kalimat yang panjang. Kejahatan serius juga telah dilakukan. Kejahatan narkoba pertama dilakukan di Vatikan pada tahun 2007 ketika seorang karyawan ditangkap karena memiliki kokain.

9.Mesin ATM Bebahasa Latin

Bank Vatikan adalah satu-satunya bank di dunia yang menawarkan ATM dalam berbagai bahasa. Ini adalah trik sederhana, tetapi ketika Anda melihat “Sisipkan skidula m quaeso ut faciundamognos rationem”, Anda harus memasukkan kartu terlebih dahulu.

10. Arsip Vatikan

Paus Leo XIII mengundangnya sebentar. Para sarjana diundang untuk mengunjungi Arsip Vatikan pada tahun 1881. Hanya cendekiawan dan cendekiawan tepercaya saat ini yang dapat melihat dokumen dan korespondensinya.

Dokumen tersebut berusia lebih dari 1000 tahun, jadi ada banyak hal yang perlu dibaca di sini, tetapi perpustakaan tersebut tidak memiliki izin, jadi jangan pernah berpikir untuk mengunjunginya. Pengunjung didorong untuk menjelaskan apa yang mereka cari sebelum berkunjung.